Siswa SMK Sebagai Generasi Siap Kerja


                                                       PENGEMBANGAN DIRI SISWA SMK
                                                         SEBAGAI GENERASI SIAP KERJA
*(Ditulis oleh : Sunarwijah,S.Pd – Guru SMK Taman Karya Madya Teknik Kebumen ( Pemerhati Pendidikan di Kebumen)
 
A.  Pengertian
Pengembangan diri adalah kegiatan pendidikan di luar mata pelajaran wajib yang merupakan bagian integral dari kurikulum sekolah atau madrasah sebagai penyelenggara pendidikan. Kegiatan pengembangan diri merupakan upaya pembentukan watak dan kepribadian peserta didik yang dilakukan melalui kegiatan bimbingan dan konseling serta kegiatan ekstrakurikuler.
Kegiatan-kegiatan yang tercakup dalam pengembangan diri, diantaranya pemecahan masalah pribadi dan kehidupan sosial, penanganan masalah belajar, pengembangan karir, dan kegiatan-kegiatan yang tercakup dalam ekstrakurikuler. Pengembangan diri pada Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) terutama ditujukan untuk bimbingan karir dan pengembangan kreativitas peserta didik sebagai individu maupun kelompok yang akan menjadi generasi siap bekerja di segala bidang baik formal atupun informal.
 
B.  Ruang Lingkup
 
1.   Ruang Lingkup Kegiatan

a.   Bimbingan karir meliputi pengembangan:
  1. kehidupan pribadi,
  2. kemampuan sosial,
  3. wawasan dan perencanaan karir.
b.   Bimbingan konseling meliputi pengembangan:
  1. kehidupan pribadi,
  2. kemampuan sosial,
  3. kemampuan belajar,
c.   Ekstrakurikuler, diantaranya meliputi kegiatan:
  1. kepramukaan, latihan kepemimpinan,
  2. ilmiah remaja, palang merah remaja,
  3. seni, olahraga, cinta alam, jurnalistik,
  4. keagamaan.
 
2.   Ruang Lingkup Materi

a.   Bimbingan Karir
  1. Hubungan Kerja
  2. Sarana Hubungan Industrial
  3. Penyelesaian Masalah Hubungan Industri
  4. Upah dan Jaminan Sosial Tenaga Kerja
b.   Konseling
  1. Kesulitan Belajar
  2. Minat dan Bakat
  3. Hubungan Sosial
  4. Masalah Pribadi
c.   Pengembangan Kereativitas
  1. Inisiatif
  2. Kepemimpinan
  3. Kerjasama
  4. Disiplin
  5. Sportivitas
 
C.  Bentuk-Bentuk Pelaksanaan
Pengembangan diri terdiri atas kegiatan bimbingan karir, konseling dan pengembangan kreativitas, dilakukan secara terprogram dan tidak terprogram. Kegiatan terprogram dilaksanakan melalui perencanaan khusus dalam kurun waktu tertentu untuk memenuhi kebutuhan peserta didik secara individual, kelompok, dan atau klasikal yang diikuti oleh peserta didik sesuai dengan kebutuhan dan kondisi pribadinya. Kegiatan tidak terprogram (rutin, spontan, keteladanan) dilaksanakan secara langsung oleh pendidik dan tenaga kependidikan di sekolah/madrasah yang diikuti oleh semua peserta didik.
1.   Kegiatan Terprogram
Kegiatan pengembangan diri secara terprogram dalam ruang lingkup bimbingan karir (hubungan industrial) dan konseling dilaksanakan dalam bentuk antara lain:
a.   Kunjungan lapangan
b.   Guru tamu
c.   Pertemuan Kelas
 
Kegiatan pengembangan diri secara terprogram dalam ruang lingkup pengembangan kreativitas dilaksanakan melalui kegiatan ekstrakurikuler dalam bentuk antara lain:
a.    PMR
b.    KIR
c.    Pramuka
d.    OSIS
e.    Pecinta Alam
2.   Kegiatan Tidak Terprogram
Kegiatan pengembangan diri secara tidak terprogram dapat dilaksanakan sebagai berikut:
 
a.   Kegiatan Rutin, yaitu kegiatan yang dilakukan terjadwal, seperti: upacara bendera, senam, ibadah khusus keagamaan bersama, keberaturan, pemeliharaan kebersihan dan kesehatan diri.
b.   Kegiatan Spontan, adalah kegiatan tidak terjadwal dalam kejadian khusus seperti: kunjungan rumah (home visit), pembentukan perilaku memberi salam, membuang sampah pada tempatnya, antri, mengatasi silang pendapat (pertengkaran).
c.   Kegiatan Keteladanan, adalah kegiatan dalam bentuk perilaku sehari-hari seperti: berpakaian rapi, berbahasa yang baik, rajin membaca, memuji kebaikan dan atau keberhasilan orang lain, datang tepat waktu.
D.  Jenis Program
1.   Program Tahunan, satu tahun untuk masing-masing kelas di sekolah/madrasah.program pengembangan diri meliputi seluruh kegiatan selama
2.   Program Semesteran, program pengembangan diri meliputi seluruh kegiatan selama satu semester yang merupakan jabaran program tahunan.
3.   Program Bulanan program pengembangan diri meliputi seluruh kegiatan selama satu bulan yang merupakan jabaran program semesteran.
4.    Program Mingguan program pengembangan diri meliputi seluruh kegiatan selama satu minggu yang merupakan jabaran program bulanan.
5.   Program Harian program pengembangan diri yang dilaksanakan pada hari-hari tertentu dalam satu minggu.
 
E.  Sasaran Pengembangan Diri
Sasaran kegiatan pengembangan diri adalah siswa SMK/MAK untuk membekali mereka dengan kompetensi yang terkait dengan masalah ketenagakerjaan, pribadi, sosial dan karir sebelum memasuki lapangan pekerjaan. Hal ini sebagai wujud dari peran guru untuk mempersiapkan peserta didik yang telah lulus nantinya akan menjadi  mumpuni dan bisa mengaplikasikan disiplin ilmu yang diperolehnya selama mengikuti kegiatan pendidikan di sekolah masing-masing.
Oleh karenanya diharapkan pengembangan diri siswa ini merupakan pintu gerbang siswa yang akan memasuki lapangan kerja atau sebagai motivasi untuk menciptakan lapangan kerja baru yang produktif,inovatif, dan akan berkembang maju untuk masa depan yang lebih baik.
 
Selamat berkarya dan SMK pasti bisa …!
 
 
 

Posted on 08/05/2011, in Dunia Pendidikan and tagged , , , , , . Bookmark the permalink. 1 Komentar.

  1. minta donk contoh perencanaan karir di sekolah

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: